Nasional coruption watch provinsi Bali
Denpasar, 30 Maret 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah National Corruption Watch Provinsi Bali menyoroti serius dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum petugas di Kantor Imigrasi Batam terhadap
warga negara asing (WNA).
Ketua DPW NCW Bali, Wong Kok Liang yang akrab disapa Donnox Wong, menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dipandang sebagai pelanggaran biasa, melainkan indikasi kuat praktik korupsi kecil (petty corruption) yang merusak wajah pelayanan publik pungkas nya
indonesia di mata internasional
Berdasarkan informasi yang beredar, seorang oknum petugas berinisial JS diduga meminta sejumlah uang kepada WNA melalui perantara (calo). Nilai pungli bahkan disebut mencapai 250 dolar Singapura, dengan sebagian dana diduga mengalir kepada oknum petugas.
“Ini bukan sekadar pelanggaran
administratif, tetapi bentuk penyalahgunaan kewenangan yang mencoreng institusi negara. Jika tidak ditindak tegas, praktik seperti ini akan terus berulang,” tegas Wong Kok Liang.
DPW NCW Bali juga mengapresiasi langkah awal Kantor Imigrasi Batam yang telah menonaktifkan oknum petugas dan melakukan pemeriksaan internal. Namun demikian, langkah tersebut dinilai belum cukup.
Desakan NCW Bali
DPW National Corruption Watch Bali menyampaikan beberapa tuntutan tegas:
Proses hukum pidana, tidak hanya sanksi etik atau disiplin
Usut tuntas jaringan calo yang diduga terorganisir
Transparansi hasil
investigasi kepada publik
Evaluasi total sistem pengawasan di pintu masuk imigrasi
Penegakan sanksi berdasarkan PP Nomor 94 Tahun 2021 secara maksimal
Citra Indonesia Dipertaruhkan
Menurut Wong Kok Liang, praktik pungli terhadap WNA sangat berbahaya karena berdampak langsung pada kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, khususnya sektor pariwisata dan investasi.
“Jangan sampai pintu masuk negara justru menjadi ladang praktik ilegal. Ini mempermalukan Indonesia di mata dunia,” tegasnya.
DPW National Corruption Watch Bali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas, serta mendorong penegakan hukum yang tegas, transparan, dan tanpa tebang pilih pungkas Donnox wong.(team dpw ncw Bali)




